Viral Hujan Lokal Di Binjai Ini Fakta Yang Terjadi Sebenarnya.

Viral Hujan Lokal Di Binjai
Viral Hujan Lokal Di Binjai

KABARSENANG.COM – Sosial media di ramaikan dengan video peristiwa tidak biasa di Binjai, Sumatera Utara. Netizen merekam serta bagikan momen ‘hujan lokal’ yang berlangsung di kota itu.

Momen yang banyak diberikan di Instagram, Youtube, serta Facebook itu berlangsung di Jalan Irian atau Jalan Kapten Muslim, Kota Binjai. Dalam rekaman tampak air tercurah di jalan serta membasahi area dengan ukuran seputar 1 x 5 mtr. melintang di jalan.

Peristiwa itu lalu dipandang tidak biasa serta disikapi bermacam. Ada netizen yang langsung mengatakan peristiwa itu hoax, ada juga yang meyakini itu berlangsung sebab kuasa Tuhan.

BACA JUGA : SITUS JUDI ONLINE LIVE CASINO TERPERCAYA DAN TERBESAR DI INDONESIA

KABARSENANG.COM coba mengecheck langsung ke tempat peristiwa. Beberapa orang disana mengatakan momen itu memang benar ada berlangsung.

“Peristiwanya Sabtu (16/2) siang, seputar jam 11.00 Wib. Ialah beberapa waktu,” kata Adi Supiyanto alias Ipin (47), masyarakat Jalan Imam Bonjol, Binjai, yang menjahit sepatu tidak jauh dari tempat, Senin (18/2).

Pria ini mengakui tidak paham apa sebetulnya yang berlangsung. Akan tetapi, ia lihat curah air benar seperti hujan. “Airnya kasar bukan halus. Pertama memang halus jenis gerimis biasa, sesudah itu deras. Habis itu halus kembali baru habis, seperti hujan,” tuturnya.

Perihal seirama dikatakan penjahit sepatu yang lain, Edward alias Edo (51). Seperti pula Ipin, Edo pula menyangka yang berlangsung memang hujan lokal. “Apa ini, hujan ini. Keluar orang semua. Memang hujan. Itu hujan. Itu kekuasan Allah,” katanya.

Ipin serta Edo menjelaskan, waktu peristiwa mereka benar-benar tidak lihat semburan air dari seputar tempat. “Lelah kami lihat seputar. Jika ada semburan air nampaklah ia. Kita tidak tahu apa yang sebetulnya berlangsung, tetapi jika Tuhan berkehendak, kita ingin katakan apa,” kata Ipin.

Deposit Pulsa SenangDomino

Cek Fakta Yang Terjadi

Karena peristiwa itu, kata Ipin, kemacetan berlangsung di Jalan Irian sampai Jalan Imam Bonjol. Pemakai jalan berhenti untuk sebatas lihat, menyimpan serta memberi komentar peristiwa yang dipandang aneh itu.

“Tetapi semua tidak ada yang lihat semburan air dari samping, karena itu kita meyakini ini hujan,” kata Ipin.

Pendapat berlainan dikatakan H Rangkuti (60), pemilik warung nasi di seberang lapak Ipin. Pria ini menyangka yang berlangsung bukan hujan.

Rangkuti menyangka pipa atau keran air diatas ruko di samping kiri warungnya bocor serta menyembur mengarah jalan. Menurut dia, semburan tidak tampak sebab tinggi serta sewarna dengan langit waktu itu.

Rangkuti miliki fakta kuat yang lain. Diantaranya, sisa air terbesar di ujung seberang ruko.

Fakta sangat kuat buat Rangkuti, peristiwa itu nyatanya bukan yang pertama di titik yang sama. “Ini sebetulnya telah 2x berlangsung, yang saya lihat, di tempat yang sama juga dengan besar yang sama. Yang pertama seputar satu bulan lantas, saat itu aliran air orang itu yang dibawah memiliki masalah. Datanglah orang PAM sebagian orang. Sesudah dibenarkan, orang PAM-nya pergi, terjadi semacam itu. Pendapat saya saat itu keran airnya yang di lantai atas bocor,” kata Rangkuti.

Waktu peristiwa pertama, kata Rangkuti, tidak ada yang terasa bingung dengan momen itu. Tetapi waktu terulang kembali pada Sabtu (16/2), kehebohan berlangsung sesudah seseorang ibu-ibu masyarakat seputar mengatakan hujan turun. Hal tersebut memancing pemakai jalan lainnya bereaksi. Ada yang memvideokan serta meng-upload-nya ke sosial media semasing.

“Ini ramai sebab ada wanita itu cocok beli nasi. Ia katakan hujan ini, jadi ramai,” kata Rangkuti.

Rangkuti tidak berani pastikan dugaannya itu. Ia minta merdeka.com menanyakan langsung pada pembantu di ruko di samping kiri warungnya.

Ruko tanpa ada nomer, tetapi diapit rumah nomer 9 serta 13 itu diprediksikan 3,5 lantai. Bangunan itu terlihat paling tinggi disana.

Seseorang wanita yang dijelaskan menjadi pembantu buka dikit pintu ruko sesudah bel didesak. Waktu di tanya masalah kebocoran air pada Sabtu (16/2), ia mengangguk. “Iya bocor,” tuturnya sekalian tutup pintu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *